ARTIKEL: RELATED LINK: BUNUH DIRI SIAPA MANGSA EMPUKNYA?
Menemukan Apa yang Hilang
Tahun lalu, di Maryland, AS, seorang pria dengan ramah menolak majalah Menara Pengawal dan Sedarlah! Akan tetapi, putrinya yang masih kecil bertanya apakah ia boleh memperolehnya, dan sang ayah mengizinkannya. Ayah dan putrinya ini sedang mencuci mobil mereka dan membuang sampah di bak sampah dekat rumah mereka. Khawatir kalau-kalau majalah-majalah itu ikut dibuang, sang Saksi yang menawarkan majalah-majalah itu memutuskan akan kembali ke situ dan memeriksa tempat sampahnya.Majalahnya tidak ada, namun sang Saksi malah menemukan sebuah tas tangan dan sebuah dompet. Segera, kunjungan diadakan dengan wanita yang alamatnya ada di dalam tas itu. Saat mendekati rumah sang wanita, sepasang Saksi yang datang berkunjung ini melihat seorang wanita setengah baya sedang menggiring seekor kuda pejantan ke kandang. Sewaktu barang-barang itu diserahkan kepadanya, wanita itu berseru, ”Syukurlah, semuanya yang penting masih ada di sini—paspor, buku cek, kartu kredit, dan surat-surat kepemilikan kuda.” Ia mengatakan bahwa barang-barang itu telah dicuri malam sebelumnya. Untung saja tempat sampah itu sempat diperiksa sebelum dikosongkan.
Sang wanita menawarkan imbalan, namun pasangan Saksi tadi menolaknya dan malah memberinya brosur Apa yang Allah Tuntut dari Kita? Sebagai pernyataan terima kasihnya, wanita itu memberikan selembar cek agar digunakan untuk meningkatkan distribusi publikasi-publikasi Alkitab semacam itu ke seluruh dunia. Dan, sejak saat itu, dia telah menerima pengajaran Alkitab dengan minat yang nyata. g2000 22/6
Alat untuk Mengajarkan Hak Asasi Manusia
RUT JIMÉNEZ GILA, seorang pelajar berusia 17 tahun, yang tinggal di Granada, Spanyol, diminta gurunya untuk menulis karangan tentang hak asasi manusia. Beberapa minggu setelah menyelesaikan tugas itu, ia diberi tahu Tim Penguji Eropa di Brussel, Belgia, bahwa ia telah dipilih, bersama beberapa pelajar lain dari Spanyol, untuk mewakili negaranya. Kemudian, ia menulis surat berikut kepada penerbit majalah Sedarlah!
”Saya membutuhkan informasi yang tepat waktu tentang hak asasi manusia, dan Sedarlah! terbitan 22 November 1998, ’Apakah Akan Ada Hak Asasi Bagi Semua Orang?’, menyediakan apa yang saya butuhkan dengan tepat. Untuk mengilustrasikan penyalahgunaan hak asasi, saya juga memilih informasi dari artikel Sedarlah! lainnya tentang masa depan wanita dan tentang Holocaust. [Lihat terbitan 8 April 1998 dan 8 Agustus 1998.] Sewaktu mengadakan riset, saya baru menyadari bahwa Sedarlah! berisi informasi yang saya tidak dapat temukan di majalah atau karya referensi lain. Foto-fotonya juga mengesankan saya, dan saya mencantumkan beberapa dalam laporan saya.
”Karena karangan saya memenangkan hadiah, saya tinggal selama seminggu di Finlandia, dan di sana saya dapat berbicara lebih jauh tentang hak asasi dan menjelaskan nilai majalah Sedarlah! dalam menonjolkan masalah-masalah penting seperti yang satu ini.
”Terima kasih banyak karena selalu menjadi yang pertama dalam menginformasikan kepada kami tentang peristiwa-peristiwa dunia. Semoga Yehuwa selalu memberkati Anda, sehingga jutaan orang dapat selalu menuai manfaat dari informasi ini. g2000 8/4
Caranya Menikmati Kehidupan Keluarga yang Bahagia
”SAYA telah membaca Menara Pengawal dan Sedarlah! selama 40 tahun,” tulis Graciela dari Argentina, Amerika Selatan. ”Setelah bertahun-tahun, saya sekarang benar-benar dapat mengatakan bahwa kedua majalah tersebut telah memenuhi kebutuhan saya. Saya dibantu melewati masa kanak-kanak, usia belasan tahun, masa berpacaran dan perkawinan, serta dalam membesarkan enam anak saya.
”Majalah ini membantu saya dan suami untuk membesarkan empat anak kami yang masih tinggal bersama kami. Saya memanfaatkan majalah-majalah ini untuk berkomunikasi dengan anak-anak saya dan dengan guru-guru mereka di sekolah. Saya membacakan langsung dari Sedarlah! sewaktu berkonsultasi dengan para dokter tentang problem-problem kesehatan. Berkat seri artikel berjudul sampul ’Bantuan Bagi Anak-Anak yang Mengalami Ketidaksanggupan Belajar’. (22 Februari 1997), kami menyadari bahwa salah seorang putri kami memiliki problem belajar.”
Publikasi-publikasi Lembaga Menara Pengawal dapat membantu keluarga mengatasi banyak problem yang mereka hadapi dan menikmati kehidupan keluarga yang bahagia. Misalnya, buku 192 halaman yang berjudul Rahasia Kebahagiaan Keluarga dapat memberikan manfaat bagi para suami, istri, orang-tua, anak-anak, kakek-nenek—ya, setiap anggota keluarga. Berikut ini adalah beberapa di antara pasal-pasalnya yang instruktif: ”Latihlah Anak Saudara Sejak Bayi”, ”Membantu Anak Remaja Saudara Berhasil”, ”Lindungi Keluarga Saudara Terhadap Pengaruh yang Merusak”, dan ”Saudara Dapat Mengatasi Problem yang Merusak Keluarga”.
Anda dapat memperoleh buku ini dengan mengisi kupon terlampir dan mengirimkannya ke alamat yang tertera atau ke alamat yang cocok pada daftar di halaman 5 majalah ini. Anda akan menerima saran-saran spesifik yang dapat membantu Anda memecahkan problem dan membuat kehidupan keluarga Anda menyenangkan, sebagaimana dimaksudkan Pencipta. g2000 8/5
Ini Mungkin Telah Menyelamatkan Nyawa Saya!’
”SAYA tidak memperhatikan gejalanya secara serius,” jelas Claus, yang mengalami napas tersengal-sengal selama beberapa minggu. Tetapi, ada sesuatu yang terjadi yang membuatnya berpikir secara berbeda.
”Saya menyimpan terbitan Menara Pengawal dan Sedarlah! di meja sisi ranjang saya,” tutur Claus. ”Pada suatu malam, saya kebetulan mengambil Sedarlah! 22 Maret 2001, dan tanpa sengaja membuka artikel ’Sistem Sirkulasi yang Menakjubkan’. Dengan membaca artikel itu, saya langsung sadar bahwa gejala saya cocok dengan uraian tentang angina.”
Sesegera mungkin, Claus melakukan suatu pemeriksaan di klinik setempat, dan tes menyingkapkan bahwa arteri koronernya sakit. Tanpa ditunda-tunda, perawatan pun segera dimulai. Dokter mengatakan kepada Claus bahwa ia sangat beruntung, karena jika kondisinya dibiarkan tanpa perawatan, kemungkinan besar hal itu akan memicu serangan jantung yang sangat fatal. Claus menulis kepada penerbit majalah ini, ”Sedarlah! mungkin telah menyelamatkan nyawa saya!”
Sedarlah! tidak hanya menyajikan berbagai keajaiban ciptaan seperti cara kerja tubuh manusia. Pada halaman 4 majalah ini tertera tujuan Sedarlah!, ”Yang terpenting, majalah ini membina keyakinan akan janji sang Pencipta tentang suatu dunia baru yang aman dan sentosa.”
Selaras dengan tujuan majalah ini, brosur Apa Tujuan Hidup Ini? Bagaimana Saudara Dapat Menemukannya? telah disediakan. Anda dapat memperoleh brosur ini dengan mengisi kupon terlampir dan mengirimkannya ke alamat yang terdapat pada kupon atau ke alamat yang cocok yang tertera di halaman 5 majalah ini. g2002 11/10
Peranan Pers
”Edward Willis Scripps, pendiri jaringan surat kabar Scripps, pernah berkata bahwa peranan pers di Amerika adalah untuk menghibur mereka yang sengsara dan menyengsarakan mereka yang hidup nyaman,” kata mantan juru bicara Gedung Putih, Mike McCurry. Ia menambahkan, ”Anda tidak dapat menghibur atau menyengsarakan orang kalau Anda membiarkan mereka tak terinformasi.”
”[McCurry] menyatakan bahwa proses pemahaman kita tentang apa yang sedang terjadi di seputar dunia tidak lengkap karena media massa kita [AS] tidak melaporkan tentang dunia di sekeliling kita.” Sayangnya, media AS berpendapat bahwa ”warga Amerika tidak ingin membaca berita tentang dunia”.—Graphic Arts Monthly.
Sedarlah! mempunyai penulis di seputar dunia dan bertujuan menginformasikan para pembacanya tentang masalah-masalah terkini dan juga topik-topik mengenai sains dan sosial. Majalah ini membina keyakinan akan Pencipta yang pengasih. Sedarlah! diterbitkan secara simultan dalam [83] bahasanya, dan sirkulasinya mencapai [39.913.000] per terbitan! Tetaplah sadar dengan membaca Sedarlah! g2002 8/11
Nasihat yang Andal bagi Kaum Muda
Selagi menawarkan majalah dekat gedung pengadilan di Kalifornia, AS, Bill, salah seorang Saksi-Saksi Yehuwa, dihampiri seorang pria yang memintanya untuk memperlihatkan semua majalah Sedarlah! yang Bill bawa. Bill menuturkan, ”Sebelumnya, beberapa penyiar di sidang telah memberi saya sejumlah majalah lama, maka saya dapat memperlihatkan beragam majalah kepada pria itu.
”Pria itu segera memisah-misahkan majalah tersebut dan menumpuk majalah-majalah yang belum pernah ia baca. Ia bertanya apakah ia dapat memiliki tumpukan majalah tersebut. Ia memperkenalkan dirinya sebagai pegawai pengadilan wilayah dan mengatakan bahwa ia bertugas memberikan penyuluhan kepada anak-anak muda yang bermasalah. Ia menjelaskan bahwa ia mencari Sedarlah! untuk memfotokopi artikel ’Kaum Muda Bertanya’. Kemudian, ia mengarsip artikel-artikel tersebut menurut topik dan menyimpannya sebagai persediaan untuk diberikan kepada anak-anak muda yang ia beri penyuluhan. Pria itu berkata, ’Topik-topik yang dibahas adalah problem-problem khas kaum muda dewasa ini.’ Ia memuji Saksi-Saksi Yehuwa karena menerbitkan informasi berguna demikian untuk membantu anak-anak muda. Ia menambahkan bahwa ia akan mencari saya pada minggu-minggu berikutnya untuk mengambil setiap majalah Sedarlah! baru yang dapat saya sediakan.” g2003 8/11
”Saya dengan Yakin Merekomendasikan Buku Ini kepada Semua Orang”
Buku mana yang dimaksud penulis Denmark yang terkenal, Erik Haaest, dalam kutipan di atas? Pencarian Manusia Akan Allah
Ia menulis, ”Denmark memiliki banyak pantangan. Hari ini, saya akan melanggar salah satunya. Mengatakan hal-hal bagus tentang Saksi-Saksi Yehuwa tidaklah pantas. Itulah yang akan saya lakukan sekarang.
”Selama bertahun-tahun belakangan ini, sepasang suami istri yang berpakaian rapi mengadakan kunjungan bulanan ke rumah saya untuk memberi saya majalah Menara Pengawal dan Sedarlah! Dari dulu saya telah menjelaskan bahwa saya tidak akan berpindah agama tetapi saya mendapati bahwa majalah mereka sangat informatif dan menarik—jika Anda mengabaikan bagian yang memuat kepercayaan mereka. Saya telah membaca sejumlah artikel yang sangat menarik dalam majalah-majalah tersebut, dan sirkulasinya yang sebesar [21 juta] pantas dikagumi.
”Beberapa waktu lalu pasangan suami istri yang rapi tersebut memberi saya buku ini [Pencarian Manusia Akan Allah], dengan gratis. . . . Saya membaca buku ini dari depan sampai belakang. Saya juga memeriksa sebagian besar referensinya yang ternyata sangat banyak!
”Buku ini merupakan catatan sejarah terbaik, terfaktual, dan ternetral yang pernah saya baca.
”Saya dengan yakin merekomendasikan buku ini kepada semua orang. Tentu saja, buku ini juga memuat kepercayaan Saksi-Saksi Yehuwa, tetapi itu hanyalah bagian yang sangat kecil dari catatan sejarah agama yang brilian ini.” g2003 8/7
”Wanita—Patut Mendapat Respek”
Seorang mahasiswi berusia 17 tahun di India berpartisipasi dalam lomba pidato yang diselenggarakan sekolahnya. Sebagai sumber bahannya, ia memutuskan untuk menggunakan seri sampul ”Wanita—Patut Mendapat Respek”, dalam terbitan Sedarlah! Juli 1992.
Tema pidatonya adalah ”Wanita—Apakah Mereka Direspek Dewasa Ini?” Hasilnya? ”Saya memenangkan hadiah pertama pada kompetisi ini,” lapornya. ”Saya ingin menyatakan penghargaan saya yang dalam atas majalah Sedarlah!” lanjutnya. ”Majalah ini sangat berguna bagi kaum muda seperti kami karena membuat kami berwawasan luas dan memiliki informasi terkini. Majalah ini juga membantu kami menghadapi tekanan dunia ini.”
Apakah Anda senang membaca terbitan Sedarlah! ini? Sedarlah! ditulis untuk memberikan penyuluhan kepada seluruh keluarga, tidak hanya untuk kaum remaja. Majalah ini mengkaji dan menunjukkan makna yang sesungguhnya di balik peristiwa-peristiwa terkini. Majalah ini diterbitkan tengah bulanan dalam bahasa Indonesia. Jangan sampai ketinggalan satu terbitan pun! g2003 8/10
’Sebuah Majalah untuk Dicerna’
DAVID adalah seorang mahasiswa jurusan hukum di Universitas Obafemi Awolowo di Nigeria. Belum lama ini, ia menyurati kantor cabang Saksi-Saksi Yehuwa setempat, ”Saya mengantarkan Sedarlah! secara rutin kepada seorang profesor yurisprudensi terkenal berusia 70 tahun yang mengajar di fakultas hukum. Suatu pagi, setelah menerima terbitan terbaru, ia mengatakan kepada seorang tamu di kantornya, ’Ada buku yang untuk dicicipi, ada yang untuk ditelan, dan ada sedikit yang untuk dikunyah dan dicerna. Sedarlah! adalah majalah untuk dikunyah dan dicerna.’”
Pada kesempatan lain, setelah meninggalkan kantor sang profesor, David mengatakan bahwa ia mendengar profesor ini memuji Sedarlah! kepada seorang tamu lainnya. ”Ia sangat memujikan riset yang dalam untuk mempersiapkan Sedarlah! dan pendekatan yang seimbang tetapi berani dalam menangani suatu topik. Saya mendengar ia berkata, ’Saya membaca majalah ini dengan sangat saksama. Pastilah Allah yang memberikan hikmat kepada para penulisnya untuk menulis artikel-artikel yang sedemikian bagus.’”
Sedarlah! bersifat mendidik dan membahas banyak topik. Yang terpenting ialah majalah ini membina keyakinan akan janji sang Pencipta tentang suatu dunia baru yang penuh damai yang akan menggantikan sistem ini. g2003 8/11
Croping terbitan 22/7/05
Croping terbitan 8/3/2005:
Mengatasi Depresi Remaja
PARA murid yang mengikuti kursus bahasa Inggris di Meksiko diminta untuk mempersiapkan sebuah pidato tentang pokok yang mereka pilih sendiri. Maritza menjelaskan, ”Saya pernah mengalami masa depresi, dan terbantu oleh seri artikel ’Bantuan bagi Remaja yang Depresi’ dalam Sedarlah! 8 September 2001. Jadi, saya menggunakan informasi dalam majalah itu, dan pidato saya mendapat nilai yang sangat tinggi. Setelah itu, saya memberikan salinan dari seri tersebut kepada para murid dan para guru, masing-masing sebuah.”
Dua tahun kemudian, ketika melakukan pelayanan Kristennya, Maritza mengunjungi seorang murid yang mengikuti kursus bahasa Inggris yang sama. Betapa terkejutnya Maritza sewaktu murid itu memperlihatkan kepadanya sebuah salinan dari seri Sedarlah! mengenai depresi remaja. Rupanya, ibu guru begitu menghargainya sehingga ia memberikan sebuah salinan kepada setiap murid!
Keterangan lebih lanjut mengenai depresi remaja dapat diperoleh dalam buku Pertanyaan Kaum Muda—Jawaban yang Praktis. Pasal-pasalnya antara lain berjudul ”Mengapa Saya Tidak Menyukai Diri Saya Sendiri?”, ”Mengapa Saya Merasa Begitu Tertekan?”, dan ”Bagaimana Saya Dapat Menghilangkan Rasa Kesepian?” Anda dapat memesan satu buku dengan mengisi kupon terlampir dan mengirimkannya ke alamat yang tercantum atau ke alamat yang cocok yang tertera di halaman 5 majalah ini. g4/08
Bantuan yang Tak Disangka dari Sedarlah!
OLEH KORESPONDEN SEDARLAH! DI BENIN
▪ Sewaktu Noël, 23 tahun, memutuskan untuk berhenti sekolah dan menjadi rohaniwan sepenuh waktu Saksi-Saksi Yehuwa, sanak saudaranya meragukan apakah ia akan bisa menafkahi dirinya. Memang sulit baginya untuk mendapatkan pekerjaan penggal waktu yang cocok. Maka, sewaktu majalah Sedarlah! memuat artikel yang cocok berjudul ”Lima Kiat Mendapatkan Pekerjaan”, Noël membacanya dengan teliti beberapa kali. Apakah artikel itu membantunya? Ya, tetapi dengan cara yang tidak ia sangka.
Direktur sebuah sekolah swasta melihat Noël sedang mengabar dari rumah ke rumah dan bertanya apakah ia seorang Saksi Yehuwa. Sang direktur memerlukan seorang guru, dan karena sebelumnya telah mengamati bahwa Saksi-Saksi Yehuwa mengajar dengan efektif, ia bertanya apakah Noël tahu seseorang yang mungkin berminat pada pekerjaan itu. Sewaktu Noël menjawab tidak tahu, direktur itu kemudian bertanya, ”Bagaimana dengan Anda?”
Noël belum pernah mengajar di sekolah dan ia kadang-kadang gagap sewaktu berbicara. Di Benin, hal itu menjadi problem karena dewan pendidikan mewajibkan guru-guru menempuh ujian untuk memastikan bahwa mereka tidak gagap. ”Dapatkanlah sertifikat itu, dan pekerjaan itu untuk Anda,” janji sang direktur.
Noël telah membuat kemajuan yang bagus dalam Sekolah Pelayanan Teokratis, yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berbicara di hadapan umum dan diadakan setiap pekan di sidang-sidang Saksi-Saksi Yehuwa. Ia bahkan sudah menyampaikan khotbah umum di sidangnya. Meskipun demikian, ia merasa gugup ketika ia datang untuk menempuh ujian itu.
Sang penguji memberinya sebuah majalah dan memintanya untuk membacakan dengan keras sebuah paragraf yang sudah ditandai warna merah. Noël terkejut saat melihat artikel ”Lima Kiat Mendapatkan Pekerjaan”. Ia membaca paragraf itu dengan lancar dan menerima sertifikat.
Belakangan, penguji itu mengatakan bahwa ia secara rutin membaca majalah yang diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa. ”Majalah-majalah ini informatif dan ditulis dengan sangat baik sehingga saya sering menggunakannya untuk ujian,” jelasnya.
Noël mulai mengajar dan sang direktur ingin agar ia terus bekerja pada tahun berikutnya, tetapi Noël sudah punya rencana lain. Ia telah diundang untuk bekerja di kantor cabang Saksi-Saksi Yehuwa, tempat ia sekarang melayani. g 9/08





